Latest Updates
Tampilkan postingan dengan label kumpulan berita penjuru dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan berita penjuru dunia. Tampilkan semua postingan

Terpopuler - Lagi lagi Jokowi Didemo

Terpopuler - Lagi lagi Jokowi Didemo

Ratusan buruh dan pekerja yang tergabung dalam Forum Buruh DKI Jakarta menolak penetapan UMP DKI Jakarta Tahun 2014 sebesar Rp 2,4 juta yang telah ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Bahkan para pengunjuk rasa ini mengancam akan menginap terus di Balai Kota sampai keputusan angka UMP 2014 diubah menjadi Rp 3,7 juta per bulan.


 

Cegah Uang Palsu Melalui Transaksi Elektronik

Cegah Uang Palsu Melalui Transaksi Elektronik

INILAH.COM, Bandung - Penggunaan transaksi secara elektronik perlu didorong demi mencegah peredaran uang palsu. Pasalnya, sistem ini akan menekan penggunaan cash money.


BI mencatat hingga semester I-2013, jumlah uang palsu yang ditemukan sebanyak Rp139 juta atau sekitar 2.219 lembar. Sebagian besar upal tersebut memiliki nominal Rp50.000 dan Rp100.000.


Meski terbilang banyak, jumlah peredaran uang palsu tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp219 juta atau sekitar 2.758 lembar.


Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VI (Jabar & Banten), Dian Ediana Rae mengatakan, upaya mendorong penggunaan transaski elektronik sedikit terhambat faktor budaya. Masyarakat lebih terbiasa menggunakan uang secara fisik dibandingkan menggunakan kartu kredit maupun debit.


"Penggunan transaksi nontunai atau elektronik memiliki banyak manfaat, salah satunya mencegah peredaran uang palsu," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (2/11/2013).


Dia menjelaskan, penggunaan transaksi elektronik akan mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat. Dengan demikian, pembuat uang palsu akan berpikir dua kali untuk membuat uang palsu karena takut tak terpakai.


Menurutnya, upaya memasyarakatkan transaksi elektronik membutuhkan rasa percaya dari masyarakat. Kepercayaan terhadap uang tersebut harus bisa dialihkan kepada alat transaksi elektronik.


Lebih lanjut dituturkannya, rasa percaya bisa tumbuh dengan sendirinya jika masyarakat telah merasakan manfaat dari transaksi elektronik.


Selain lebih aman, masyarakat juga harus merasakan bahwa penggunaan transaksi elektronik relatif lebih cepat dan mudah dibandingkan penggunaan uang secara fisik. [hus]


 

Almarhum Bupati Sumedang Kader Terbaik PPP

Almarhum Bupati Sumedang Kader Terbaik PPP

INILAH.COM, Bandung - Kabar meninggalnya Bupati Sumedang Endang Sukandar sudah didengar kalangan Partai Persatuan Pembangunan yang mengusungnya.


Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cimahi mendapatkan kabar duka tersebut siang tadi.


"Saya mendengar kabar duka tersebut dari DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) dan rekan-rekan dari Sumedang. Katanya, beliau meninggal pukul 14.00," kata Ketua DPC PPP Kota Cimahi Jalaludin Sayuti kepada INILAH.COM melalui ponsel, Sabtu (2/11/2013).


Menurutnya, almarhum disebutkan sebagai salah satu kader terbaik yang dimiliki PPP. Bahkan, Jalaludin mengatakan orang nomor satu di Kabupaten Sumedang itu sebagai sosok guru yang dihormati sekaligus sahabat terhormat.


"Sehari-hari, beliau berpenampilan sederhana dan bersahaja. Sebelum dan sesudah menjabat sebagai bupati pun tidak ada perubahan sikap sama siapa aja. Nyaah ka sesama, tanpa melihat latar belakangnya," jelasnya.


Dia pun mengatakan, Endang merupakan tokoh yang total di dunia pendidikan. Sikap kebapakan itu pun terlihat ketika mengabdi kepada umat.


"Kami sangat kehilangan sekali, mungkin bukan hanya sahabat dan rekan se-partai saja. Saya yakin semua masyarakat sangat kehilangan sekali. Baktimu sangat berarti dan bermakna bagi kami. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, amin," doa Jalaludin.[ito]


 

Terpopuler - Rangkap Jabatan Bikin Presiden SBY Pusing

Terpopuler - Rangkap Jabatan Bikin Presiden SBY Pusing

INILAH.COM, Jakarta - Sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belakangan ini tidak stabil. Presiden SBY berubah secara seketika menjadi lebih emosional menanggapi kritikan dari lawan politiknya.


Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan, rangkap jabatan sebagai salah satu pemicu atas perubahan sikap Ketua Umum Partai Demokrat itu. Sebab, SBY tidak dapat menampung bebannya sebagai Presiden sekaligus sebagai Ketua Umum partainya.


"Mengapa Pak SBY berubah, sedikit bergeser? Itu karena tanggungjawabnya menumpuk, baik sebagai ketua umum dan presiden. Target-targetnya yang belum dicapai," kata Zuhro, kepada INILAH.COM, Jakarta, Sabtu (2/11/2013).


Disamping itu, kata Zuhro, Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 yang semakin dekat juga menambah beban SBY. Ditambah, target pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II yang belum tercapai.


"Kompetisi di legislatif kan sangat kencang sekali. Sehingga bebannya sebagai Ketua Umum cukup berat, sementara target sebagai Presiden belum dicapai, belum ada target yang bisa diingat rakyat" kata Zuhro.[dit]


 

Pendidikan Jadi Hal Sulit di Mesir

Pendidikan Jadi Hal Sulit di Mesir

INILAH.COM, Kairo - Sejak kekacauan melanda Mesir dengan kudeta militer terhadap presiden Morsi, pendidikan di Mesir menjadi terabaikan. Sekolah-sekolah Mesir kewalahan mempertahankan kelas mereka dan para orangtua frustasi karena terpaksa mengandalkan guru privat.


Satu sekolah di Kairo selatan, terdapat 90 siswa duduk di kelas yang sebenarnya dibangun untuk 40 siswa. “Kondisi kami jadi sangat sulit. Saya punya begitu banyak siswa di kelas dan saya tidak bisa memberi mereka perhatian yang cukup karena mereka sangat banyak," kata guru matematika Hanna Ahmed .


Kondisi pendidikan Mesir yang memprihatinkan tertuang dalam laporan Global Competitiveness Report yang dirilis bulan September. Laporan itu juga menggambarkan kondisi pendidikan dasar di 148 negara. Laporan Global Competitiveness membuat pejabat Mesir mengakui banyak masalah pendidikan di negara mereka.


"Ada banyak masalah besar dan mendasar di sistem pendidikan Mesir tak hanya karena pergolakan politik beberapa tahun ini," Mahmud Abul Nasr, Menteri Pendidikan dalam pemerintahan sementara Mesir kepada AFP dan dikutip oleh al-Arabiya, Jumat (1/11/2013)


Pendidikan gratis adalah pilar reformasi populer yang dilakukan oleh Presiden Gamal Abdel Nasser pada 1950-an dan 1960-an. Tapi selama puluhan tahun, pendidikan -seperti pelayanan publik lainnya- telah menjadi sasaran pengawai negeri Mesir untuk korupsi. Banyak kurikulum sudah usang, jarang ada training bagi para guru, dan gaji guru relative rendah. Para guru juga mengeluhkan hasil ujian siswa sangat menurun.


Pemerintahan Hosni Mubarak selama 30 tahun memunculkan banyak sekolah swasta dan asing yang menyasar keluarga kaya. Sekolah negeri yang bermutu menyusut jumlahnya dan menjadi prioritas kedua dalam system pendidikan Mesir. Kondisi ini membuat cita-cita Abdel Nasser untuk menwujudkan pendidikan bagus di Mesir menjadi pudar.


"Sistem pendidikan kini sangat buruk dan saya terpaksa mengambil kelas privat untuk anak-anak saya," kata Hanan Atta, yang mendaftarkan anak-anaknya di sekolah negeri. Ia menambahkan bahwa kondisi pendidikan sekarang jauh lebih buruk dibanding saat dia bersekolah.


Atta juga mengatakan bahwa dia harus membayar 2.000 Mesir (US$290 atau sekitar satu juta rupiah) per bulan untuk les privat anak-anaknya dalam berbagai mata pelajaran. "Ini beban besar pada anggaran rumahtangga, tapi saya tak punya pilihan. Saya ingin pendidikan anak-anak berstandar baik," katanya.


 

Awas, Hamdan Zoelva Tersandera Partai dan Istana

Awas, Hamdan Zoelva Tersandera Partai dan Istana

INILAH.COM, Jakarta - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Hamda Zoelva resmi terpilih sebagai Ketua MK setelah mengalahkan Arief Hidayat. Beban berat menanti hakim yang juga bekas politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu.


Tidak ringan kerja Hamdan Zoelva. Paska terungkapnya kasus yang menimpa bekas Ketua MK Akil Muchtar, marwah lembaga peradilan ini di titik nadir. Situasi ini dapat dimaklumi, mahkamah penjaga konstitusi ini


Hamdan Zoelva memastikan dirinya akan bekerja keras untuk mengembalikan nama baik MK. Menjaga soliditas keluarag besar MK mulai dari hakim MK hingga pegawai MK menjadi prioritas kerjanya. "Akan menjaga kekompakan mahkamah sampai level karyawan MK," ujar Hamdan di Gedung MK, Jumat (1/11/2013).


Bekas Ketua Umum Partai Bintang Bulan (PBB) ini menyebutkan pihaknya akan menerapkan peringatan dini untuk menegakkan wibawa MK bagi seluruh keluarga besar MK. Tidak hanya itu, Hamdan menyebutkan pihaknya juga akan melakukan pentaan bagi seluruh komponen baik di level keskretariatan maupun kepaniteraan.


Lebih konkret disampaikan Wakil Ketua MK Arief Hidayat. Menurut guru besar Hukum Tata Negara Universitas Diponegoro Semarang ini, akan lebih hati-hati untuk membuka akses terhadap hakim MK atau panitera MK. "Sekarang sangat hati-hati tertutup untuk membuka akses siapapun sehingga upaya-upaya untuk mendekati hakim atau mendekati panitera atau mau masuk di MK bisa tersaring," kata Arief.


Sementara terpisah, Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara Indonesia (ASHTN Indonesia) mengingatkan agar Hamdan Zoelva tidak melayani kepentingan partai politik dan pemerintah. "Kami ingatkan agar Hamdan Zoelva tidak menjadi pelayan partai politik dan Istana. Itu penting agar MK tidak semakin terpuruk," ujar Presidium ASHTN Indonesia Mei Susanto di Jakarta, Jumat (1/11/2013).


Master Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (UI) ini menegaskan latar belakang Hamdan sebagai aktivis Partai Bulan Bintang (PBB) jangan sampai menjadi persoalan tersendiri dalam menjaga independensinya. "Apalagi, Ketua Majelis Syura PBB Yusril Ihza Mahendra kerap beracara di MK. Hamdan harus terhindar dari konflik kepentingan," tegas Mei.


Sementara menurut Afifi, rekrutmen Hamdan Zoelva yang berasal dari unsur pemerintah juga jangan sampai menjadikan Hamdan sebagai corong pemerintah. "Peradilan yang mandiri harus dibuktikan di bawah kepemimpinan Hamdan. Jangan sekali-kali terkooptasi kepentingan pemerintah," ingat Afifi.


Menurut Afifi, tidak lama lagi penyelenggaraan Pemilu 2014 akan berlangsung, sengketa hasil pemilu akan disidangkan di MK. Masa-masa tersebut, imbuh alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) ini, merupakan ujian terberat MK menghadapi sengketa pemilu.


"Pemilu 2014 menjadi pengujian terberat MK di bawah kepemimpinan Hamdan. Jangan sekali-kali menjadi pelayan partai politik atau pemerintah. Tapi jadilah pelayan konstitusi," tandas Afifi. [mdr]


 

Pemanggilan Adiguna dan Piyu hanya Tunggu Waktu

Pemanggilan Adiguna dan Piyu hanya Tunggu Waktu

INILAH.COM, Jakarta - Kepolisian Polda Metro Jaya akan memanggil Adiguna Sutowo dan Gitaris Padi, Piyu, terkait keterangan pers yang dilakukan oleh keduanya, beberapa waktu lalu.


Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, jika pernyataan keduanya dalam keterangan pres ada yang perlu diambil, maka penyidik akan segera memanggil keduanya.


"Rencana penyidik juga akan panggil Piyu dan Adiguna, tapi nanti ditentukan waktunya oleh penyidik," kata Rikwanto di Sabtu (2/11/2013).


Menurut Rikwanto, keterangan pers yang dilakukan keduanya, itu sah-sah saja. Karena apa yang mereka lakukan sifatnya membela diri, serta menunjukan suatu hal kepada publik.


"Ya silahkan saja, itu sah-sah saja," ujarnya.


Di samping itu, Rikwanto menuturkan memang tahun lalu Adiguna pernah terjungkit kasus penembakan dan sudah selesai divonis kasusnya.


"Ya memang karakternya seperti itu. Sepengetahuan kami dalam penyidikan seperti itu," tandas dia..[dit]


 

Headline - Cazorla Pahlawan Arsenal di Babak Pertama

Headline - Cazorla Pahlawan Arsenal di Babak Pertama

INILAH.COM, London - Gol tunggal Santi Cazorla berhasil membuat Arsenal unggul sementara dari Liverpool di Stadion Emirates, Minggu (3/11/2013).


Demi mempertahankan puncak klasemen Liga Primer Inggris, pelatih Arsenal, Arsene Wenger menurunkan Mesut Ozil, Santi Cazorla dan Olivier Giroud sejak menit pertama.


Sedangkan pelatih Liverpool, Brendan Rodgers memainkan duet penyerang andalannya, Luis Suarez dan Daniel Sturridge.


Jalannya pertandingan:


Liverpool memilih untuk memberikan tekanan terlebih dahulu kepada tuan rumah. Di menit kedua, Steven Gerrard mengesksekusi tendangan bebas di luar kotak penalti. Sayangnya, akurasi tendangan pemain berusia 33 tahun itu belum menemui sasaran.


Gelandang Liverpool, Henderson mengancam gawang Arsenal di menit kesembilan. Tendangannya dari dalam kotak penalti Arsenal bergulir cukup deras. Untungnya, Szczesny masih bisa menangkap bola dengan baik.


Arsenal berhasil mencetak gol lebih dulu di menit ke-18. Berawal dari umpan silang lambung Bacary Sagna di sisi kiri pertahanan Liverpool. Bola disundul Cazorla dan membentur tiang gawang sebelah kiri. Bola liar memantul ke arah Cazorla yang langsung menendang dan merobek gawang Mignolet.


Tiga menit berselang, Cazorla kembali menekan. Pemain asal Spanyol itu melepaskan tendangan bebas dari depan kotak penalti. Sayang, Mignolet kali ini bisa mengamankan bola.


Liverpool yang tertinggal mencoba menekan. Di menit ke-25, The Reds mendapatkan tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Arsenal. Gerrard yang mengeksekusi memilih untuk melepaskan umpan. Bola berhasil disundul Sakho, tapi Szczesny berhasil menepis dengan kakinya.


Pada menit ke-37, Sturridge melakukan pergerakan berbahaya di dalam kotak penalti Arsenal. Dia mendapat kawalan dari Koscielny. Surridge terjatuh, padahal tidak tersentuh oleh Koscielny. Wasit yang jeli tak memberikan hukuman penalti.


Di menit ke-41, pertarungan sengit terjadi di lini tengah. Kedua kesebelasan kesulitan untuk menembus pertahanan lawannya masing-masing.


Cazorla kembali mengancam gawang ignolet di menit ke-45. Dia menerima umpan pendek dari Giroud di depan kotak penalti Liverpool. Cazorla melepaskan tendangan kaki kiri, tapi bola masih melebar di sisi kiri gawang.


Hingga turun minum, Arsenal unggul 1-0 atas Liverpool.


Susunan pemain:
Arsenal:
Wojciech Szczesny; Bacary Sagna, Per Mertesacker, Laurent Koscielny, Kieran Gibbs; Alan Ramsey, Mikel Arteta, Thomas Rosicky, Mesut Ozil; Santi Cazorla, Olivier Giroud
Pelatih: Arsene Wenger


Liverpool: Simon Mignolet; Kolo Toure, Martin Skrtel, Mamadou Sakho, John Flanagan; Steven Gerrard, Lucas Leiva, Jordan Henderson, Cissokho; Daniel Sturridge, Luis Suarez
Pelatih: Brendan Rodgers


Wasit: Martin Atkinson