Latest Updates
Tampilkan postingan dengan label artikel dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel dunia. Tampilkan semua postingan

Cegah Uang Palsu Melalui Transaksi Elektronik

Cegah Uang Palsu Melalui Transaksi Elektronik

INILAH.COM, Bandung - Penggunaan transaksi secara elektronik perlu didorong demi mencegah peredaran uang palsu. Pasalnya, sistem ini akan menekan penggunaan cash money.


BI mencatat hingga semester I-2013, jumlah uang palsu yang ditemukan sebanyak Rp139 juta atau sekitar 2.219 lembar. Sebagian besar upal tersebut memiliki nominal Rp50.000 dan Rp100.000.


Meski terbilang banyak, jumlah peredaran uang palsu tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp219 juta atau sekitar 2.758 lembar.


Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VI (Jabar & Banten), Dian Ediana Rae mengatakan, upaya mendorong penggunaan transaski elektronik sedikit terhambat faktor budaya. Masyarakat lebih terbiasa menggunakan uang secara fisik dibandingkan menggunakan kartu kredit maupun debit.


"Penggunan transaksi nontunai atau elektronik memiliki banyak manfaat, salah satunya mencegah peredaran uang palsu," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (2/11/2013).


Dia menjelaskan, penggunaan transaksi elektronik akan mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat. Dengan demikian, pembuat uang palsu akan berpikir dua kali untuk membuat uang palsu karena takut tak terpakai.


Menurutnya, upaya memasyarakatkan transaksi elektronik membutuhkan rasa percaya dari masyarakat. Kepercayaan terhadap uang tersebut harus bisa dialihkan kepada alat transaksi elektronik.


Lebih lanjut dituturkannya, rasa percaya bisa tumbuh dengan sendirinya jika masyarakat telah merasakan manfaat dari transaksi elektronik.


Selain lebih aman, masyarakat juga harus merasakan bahwa penggunaan transaksi elektronik relatif lebih cepat dan mudah dibandingkan penggunaan uang secara fisik. [hus]


 

Nominator Adhikarya 2013, Heryawan Diuji Tim Ahli

Nominator Adhikarya 2013, Heryawan Diuji Tim Ahli

INILAH.COM, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan tujuh gubernur lain mengikuti ekspos kinerja pertanian di hadapan tim penguji di Jakarta, Sabtu (2/11/2013).


Pemaparan program penyediaan pangan dan capaiannya ini berkaitan rencana pemberian penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara 2013 kategori gubernur. Dari delapan nominator, akan dipilih lima penerima penghargaan.


Delapan nominator tersebut yakni Gubernur Jambi, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggata Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara. Mereka diuji tim ahli Kementerian Pertanian, Badan Ketahanan Pangan Nasional, dan akademisi.


"Saya tegaskan bahwa sampai saat ini Jawa Barat belum terkalahkan sebagai produsen pangan terbesar di Indonesia, disusul Jawa Timur," tandas Heryawan dalam rilis yang diterima INILAH.COM, Sabtu (2/11/2013) malam.


Dia mengatakan, pencapaian itu sangat menggembirakan karena diraih saat penduduk Jawa Barat yang terbesar di Indonesia, terus bertambah dan konversi lahan pertanian sulit dicegah.


"Untuk itu kita patut berterimakasih kepada petani," ujar Heryawan.


Dijelaskan pula, ketersediaan pangan di Jabar hingga kini masih cukup. Bahkan, kata Heryawan, ketersediaan pangan pokok seperti beras, daging ayam, dan sayur-mayur mengalami surplus.


"Potensi ikan di Jawa Barat juga besar. Potensi ini mampu memenuhi kebutuhan warga. Kita tidak perlu terpaku pada daging sapi karena protein hewani juga berasal dari ikan, ayam, dan kambing atau domba," tambahnya.


Namun ketika ditanya mengenai sulitnya kedelai yang merupakan bahan baku tahu-tempe, Heryawan berdalih, hingga kini Jabar memang belum surplus kedelai. "Di mana-mana juga begitu. Sama seperti gula," ungkapnya.


Sementara menyangkut pascaproduksi, Heryawan menegaskan, pihaknya sudah menerapkan dua strategi untuk menjamin keamanan pangan. Pertama, pengendalian suplai. Kedua, perbaikan terhadap penyediaan infrastruktur jalan dari perkotaan hingga pelosok pedesaan.


"Kedua strategi itu penting sebab tidak ada artinya surplus produksi pangan bila distribusinya tidak lancar. Distribusi yang tersendat menyebabkan harga pangan tidak stabil," ucapnya. [hus]


 

Almarhum Bupati Sumedang Kader Terbaik PPP

Almarhum Bupati Sumedang Kader Terbaik PPP

INILAH.COM, Bandung - Kabar meninggalnya Bupati Sumedang Endang Sukandar sudah didengar kalangan Partai Persatuan Pembangunan yang mengusungnya.


Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cimahi mendapatkan kabar duka tersebut siang tadi.


"Saya mendengar kabar duka tersebut dari DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) dan rekan-rekan dari Sumedang. Katanya, beliau meninggal pukul 14.00," kata Ketua DPC PPP Kota Cimahi Jalaludin Sayuti kepada INILAH.COM melalui ponsel, Sabtu (2/11/2013).


Menurutnya, almarhum disebutkan sebagai salah satu kader terbaik yang dimiliki PPP. Bahkan, Jalaludin mengatakan orang nomor satu di Kabupaten Sumedang itu sebagai sosok guru yang dihormati sekaligus sahabat terhormat.


"Sehari-hari, beliau berpenampilan sederhana dan bersahaja. Sebelum dan sesudah menjabat sebagai bupati pun tidak ada perubahan sikap sama siapa aja. Nyaah ka sesama, tanpa melihat latar belakangnya," jelasnya.


Dia pun mengatakan, Endang merupakan tokoh yang total di dunia pendidikan. Sikap kebapakan itu pun terlihat ketika mengabdi kepada umat.


"Kami sangat kehilangan sekali, mungkin bukan hanya sahabat dan rekan se-partai saja. Saya yakin semua masyarakat sangat kehilangan sekali. Baktimu sangat berarti dan bermakna bagi kami. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, amin," doa Jalaludin.[ito]


 

Lagi lagi Jokowi Didemo

Lagi lagi Jokowi Didemo

Ratusan buruh dan pekerja yang tergabung dalam Forum Buruh DKI Jakarta menolak penetapan UMP DKI Jakarta Tahun 2014 sebesar Rp 2,4 juta yang telah ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Bahkan para pengunjuk rasa ini mengancam akan menginap terus di Balai Kota sampai keputusan angka UMP 2014 diubah menjadi Rp 3,7 juta per bulan.


 

Terpopuler - Cazorla Pahlawan Arsenal di Babak Pertama

Terpopuler - Cazorla Pahlawan Arsenal di Babak Pertama

INILAH.COM, London - Gol tunggal Santi Cazorla berhasil membuat Arsenal unggul sementara dari Liverpool di Stadion Emirates, Minggu (3/11/2013).


Demi mempertahankan puncak klasemen Liga Primer Inggris, pelatih Arsenal, Arsene Wenger menurunkan Mesut Ozil, Santi Cazorla dan Olivier Giroud sejak menit pertama.


Sedangkan pelatih Liverpool, Brendan Rodgers memainkan duet penyerang andalannya, Luis Suarez dan Daniel Sturridge.


Jalannya pertandingan:


Liverpool memilih untuk memberikan tekanan terlebih dahulu kepada tuan rumah. Di menit kedua, Steven Gerrard mengesksekusi tendangan bebas di luar kotak penalti. Sayangnya, akurasi tendangan pemain berusia 33 tahun itu belum menemui sasaran.


Gelandang Liverpool, Henderson mengancam gawang Arsenal di menit kesembilan. Tendangannya dari dalam kotak penalti Arsenal bergulir cukup deras. Untungnya, Szczesny masih bisa menangkap bola dengan baik.


Arsenal berhasil mencetak gol lebih dulu di menit ke-18. Berawal dari umpan silang lambung Bacary Sagna di sisi kiri pertahanan Liverpool. Bola disundul Cazorla dan membentur tiang gawang sebelah kiri. Bola liar memantul ke arah Cazorla yang langsung menendang dan merobek gawang Mignolet.


Tiga menit berselang, Cazorla kembali menekan. Pemain asal Spanyol itu melepaskan tendangan bebas dari depan kotak penalti. Sayang, Mignolet kali ini bisa mengamankan bola.


Liverpool yang tertinggal mencoba menekan. Di menit ke-25, The Reds mendapatkan tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Arsenal. Gerrard yang mengeksekusi memilih untuk melepaskan umpan. Bola berhasil disundul Sakho, tapi Szczesny berhasil menepis dengan kakinya.


Pada menit ke-37, Sturridge melakukan pergerakan berbahaya di dalam kotak penalti Arsenal. Dia mendapat kawalan dari Koscielny. Surridge terjatuh, padahal tidak tersentuh oleh Koscielny. Wasit yang jeli tak memberikan hukuman penalti.


Di menit ke-41, pertarungan sengit terjadi di lini tengah. Kedua kesebelasan kesulitan untuk menembus pertahanan lawannya masing-masing.


Cazorla kembali mengancam gawang ignolet di menit ke-45. Dia menerima umpan pendek dari Giroud di depan kotak penalti Liverpool. Cazorla melepaskan tendangan kaki kiri, tapi bola masih melebar di sisi kiri gawang.


Hingga turun minum, Arsenal unggul 1-0 atas Liverpool.


Susunan pemain:
Arsenal:
Wojciech Szczesny; Bacary Sagna, Per Mertesacker, Laurent Koscielny, Kieran Gibbs; Alan Ramsey, Mikel Arteta, Thomas Rosicky, Mesut Ozil; Santi Cazorla, Olivier Giroud
Pelatih: Arsene Wenger


Liverpool: Simon Mignolet; Kolo Toure, Martin Skrtel, Mamadou Sakho, John Flanagan; Steven Gerrard, Lucas Leiva, Jordan Henderson, Cissokho; Daniel Sturridge, Luis Suarez
Pelatih: Brendan Rodgers


Wasit: Martin Atkinson


 

Pendidikan Jadi Hal Sulit di Mesir

Pendidikan Jadi Hal Sulit di Mesir

INILAH.COM, Kairo - Sejak kekacauan melanda Mesir dengan kudeta militer terhadap presiden Morsi, pendidikan di Mesir menjadi terabaikan. Sekolah-sekolah Mesir kewalahan mempertahankan kelas mereka dan para orangtua frustasi karena terpaksa mengandalkan guru privat.


Satu sekolah di Kairo selatan, terdapat 90 siswa duduk di kelas yang sebenarnya dibangun untuk 40 siswa. “Kondisi kami jadi sangat sulit. Saya punya begitu banyak siswa di kelas dan saya tidak bisa memberi mereka perhatian yang cukup karena mereka sangat banyak," kata guru matematika Hanna Ahmed .


Kondisi pendidikan Mesir yang memprihatinkan tertuang dalam laporan Global Competitiveness Report yang dirilis bulan September. Laporan itu juga menggambarkan kondisi pendidikan dasar di 148 negara. Laporan Global Competitiveness membuat pejabat Mesir mengakui banyak masalah pendidikan di negara mereka.


"Ada banyak masalah besar dan mendasar di sistem pendidikan Mesir tak hanya karena pergolakan politik beberapa tahun ini," Mahmud Abul Nasr, Menteri Pendidikan dalam pemerintahan sementara Mesir kepada AFP dan dikutip oleh al-Arabiya, Jumat (1/11/2013)


Pendidikan gratis adalah pilar reformasi populer yang dilakukan oleh Presiden Gamal Abdel Nasser pada 1950-an dan 1960-an. Tapi selama puluhan tahun, pendidikan -seperti pelayanan publik lainnya- telah menjadi sasaran pengawai negeri Mesir untuk korupsi. Banyak kurikulum sudah usang, jarang ada training bagi para guru, dan gaji guru relative rendah. Para guru juga mengeluhkan hasil ujian siswa sangat menurun.


Pemerintahan Hosni Mubarak selama 30 tahun memunculkan banyak sekolah swasta dan asing yang menyasar keluarga kaya. Sekolah negeri yang bermutu menyusut jumlahnya dan menjadi prioritas kedua dalam system pendidikan Mesir. Kondisi ini membuat cita-cita Abdel Nasser untuk menwujudkan pendidikan bagus di Mesir menjadi pudar.


"Sistem pendidikan kini sangat buruk dan saya terpaksa mengambil kelas privat untuk anak-anak saya," kata Hanan Atta, yang mendaftarkan anak-anaknya di sekolah negeri. Ia menambahkan bahwa kondisi pendidikan sekarang jauh lebih buruk dibanding saat dia bersekolah.


Atta juga mengatakan bahwa dia harus membayar 2.000 Mesir (US$290 atau sekitar satu juta rupiah) per bulan untuk les privat anak-anaknya dalam berbagai mata pelajaran. "Ini beban besar pada anggaran rumahtangga, tapi saya tak punya pilihan. Saya ingin pendidikan anak-anak berstandar baik," katanya.


 

DPT Jabar Ditetapkan 32.711.462 Pemilih

DPT Jabar Ditetapkan 32.711.462 Pemilih

INILAH.COM, Bandung - KPU Jawa Barat akhirnya menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 32.711.462. Jumlah tersebut ditentukan seusai melakukan penyisiran dari masing-masing KPU kabupaten/kota di Jawa Barat.


"Kita sudah menetapkan DPT yang sudah disetujui oleh Bawaslu. Ini karena memang berkat kerja sama bersama antara KPU dengan Bawaslu," ujar Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat kepada wartawan seusai rapat pleno penetapan DPT Jabar di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Sabtu (2/11/2013).


Dia mengatakan, jumlah tersebut berkurang dari hasil sebelum dilakukan penyisiran. Yayat beralasan berkurangnya daftar pemilih disebabkan beberapa faktor.


"Kita menemukan pemilih yang ganda antar kecamatan, kabupaten atau provinsi. Yang dominan itu antar kabupaten, ada juga yang pindah status dari sipil ke TNI atau Polri atau juga ada penambahan yang belum terdaftar dimasukan. Jadi semuanya terkoreksi," jelas dia.


Rapat pleno yang digelar di aula KPU Jabar sekitar pukul 15.30 WIB hingga 18.30 WIB itu berlangsung meriah. Beberapa perwakilan partai, calon anggota DPD dan Bawaslu dan perwakilan KPU kabupaten/kota hadir menghadiri rapat tersebut.


Seusai masing-masing KPU kabupaten/kota melaporkan jumlah DPT, laporannya beberapa kali dilakukan koreksi. Seperti yang terjadi di Kabupaten Bogor, Majalengka dan Indramayu. Pasalnya, sesuai dengan pengecekan data yang mereka ajukan berbeda dengan Sistem Data Pemilih (Sidalh).


Dari laporan itu, jumlah perubahan di Kabupaten Majalengka berkurang menjadi 15 pemilih, Kabupaten Indramayu berkurang 30 pemilih serta di Kabupaten Bogor berkurang 7 pemilih.


KPU Jabar memerintahkan langsung kepada tiga KPU tersebut untuk melakukan kembali rapat pleno dengan mengundang Bawaslu dan perwakilan partai politik setempat pada Sabtu (2/11/2013) malam.


Beberapa pihak dalam rapat pleno itu sempat mempertanyakan langkah KPU Jabar yang menetapkan DPT kemudian di Kabupaten/Kota masih harus dilakukan rapat pleno. Kendati demikian, telah disepakati jika hal tersebut tidak menjadi masalah.


Yayat mengatakan, kesepakatan DPT ini akan dilaporkan di depan KPU pusat pada Senin (4/11/2013) mendatang di Jakarta. DPT ini sewaktu-waktu bisa berubah ketika datanya sudah masuk ke KPU pusat.


"Kita lihat rekap di tingkat nasional untuk perubahan. Jumlah ini sebagai acuan untuk kita laporkan ke KPU pusat tanggal 4 nanti," jelas Yayat. [hus]


 

HES Disemayamkan di Gedung Negara Malam Ini

HES Disemayamkan di Gedung Negara Malam Ini

INILAH.COM, Sumedang - Jenazah bupati Sumedang Endang Sukandar disemayamkan di Gedung Negara, malam ini. Sebelumnya, Endang disalatkan di Masjid Agung Sumedang.


Dari pantauan INILAH.COM, banyak kerabat dan warga Sumedang yang ingin menyalatkan bupati ke-36 Sumedang ini. Hingga menjelang waktu maghrib dan isya, jenazah masih ada di masjid.


Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan direncanakan akan datang melayat almarhum. Selain itu, sejumlah petinggi PPP juga direncanakan akan melayat, termasuk para anggota DPR RI dan DPRD Jawa Barat yang sempat menjadi rekan sejawatnya ketika HES masih menjadi anggota DPRD Jabar dan DPR.


Endang Sukandar yang lahir di Bandung, 12 April 1949 meninggal ketika acara hajat lembur di Desa Karedok, Kecamatan Jatigede, Sabtu (2/11/2013) pukul 13.00.


Menurut keluarga, HES akan dikuburkan Minggu (3/11/2013), di pemakaman keluarga di Sindang Palay, Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Sumedang Selatan. HES yang dikenal sangat dekat dengan bawahan ini meninggalkan satu anaknya dan 7 cucu. [hus]